Gingerbread Atau Roti Jahe Paling Populer

Gingerbread merupaka nkue khas Natal tertua di dunia. Berdasarkan penjelasan dari Rhonda Massingham Hart didalam bukunya, Making Gingerbread Houses merupakan cerita mengenai kue terpopuler bersama dengan resep pertama gingerbread keluar berasal berasal dari Yunani ribuan th. sebelum ada perayaan kelahiran Isa Almasih, yakni th. 2.400 sebelum Masehi. Awalnya, arti gingerbread merujuk pada sari jahe. Maknanya sesudah itu berganti jadi campuran makanan yang dibikin bersama madu dan rempah. Dan sesudah diciptakan di Eropa, gingerbread merujuk pada roti rempah atau kue merica.

Gingerbread Atau Roti Jahe Paling Populer

Memiliki bentuk yang menarik, sebabkan tidak tidak banyak orang terutama anak-anak dambakan mencicipinya. Anak-anak bisa saja bakal mengira ini merupakan kue cokelat bersama cita rasa yang manis dan lembut. Namun sesudah digigit, bisa saja mereka akan tidak banyak kecewa. Ini merupakan kue berbahan basic jahe. Aromanya pun jadi lumayan kuat ala rerempahan. Yup, kali ini kita bakal mengulas sehubungan Gingerbread atau kue jahe.

Gingerbread baru berkembang di Cina, tempat jahe berasal yang juga dikembangkan oleh perusahaan judi sbobet online terdahulu pada abad ke-10. Akhir abad pertengahan, resep kue ini berkembang di Eropa. Di sana, bentuk kue ini menikmati perubahan, baik tekstur maupun bentuk. Gingerbread di Jerman dan Paris bertekstur keras. Sedangkan di Inggris, kue ini diciptakan lebih lembut.

Sejarah Awal Ginger Bread

Gingerbread tadinya dibikin bersama cetakan kayu yang mempunyai ukiran. Kue bakal dilapisi bersama emas yang dapat dimakan atau icing untuk menonjolkan ukiran pada kue. Kue berwujud manusia, layaknya yang saat ini dikenal, pertama kali diciptakan untuk Ratu Elizabeth I. Pada era tersebut, kue yang di sediakan mampu berpindah format cocok bersama musim, bentuk bunga pada musim semi dan bentuk burung di musim gugur.

Gingerbread yang diciptakan berasal berasal dari campuran tepung, telur, gula, dan jahe ini dipercaya berasal berasal berasal dari Inggris. Pada abad ke-11, pelaut Eropa yang bertualang ke Asia pulang bersama mempunyai jahe. Para juru matang sesudah itu berkreasi untuk menggunakan rempah khas Asia ini jadi beragam hidangan, tidak benar satunya kue. Agar menarik, mereka mencetak kue jahe ini didalam beragam bentuk.

Cerita Ginger Bread Terdahulu

Karena enak, kue ini menyebar ke beragam penjuru Eropa. Pada th. 1296, pembuat kue di Kota Ulm, Jerman, jadi sebabkan gingerbread berwujud anak kecil bersama hiasan icing gula berwujud mata dan senyuman. Bentuk ini sesudah itu dipatenkan agar sedangkan tersebut melulu kue jahe yang boleh dicetak layaknya itu.

Di samping pohon natal, santa claus, hadiah dan beragam ornament natal lainnya, kue yang terbuat berasal berasal dari tepung, telur, gula, dan jahe ini kudu banget untuk di sediakan di hari natal. Bahkan kue ini merupakan kue natal tertua, karena sudah tersedia sejak dulu, apalagi sebelum ada perayaan kelahiran Sang Juruslamat !

Bentuk yang paling terkenal hingga kini merupakan kue jahe berwujud manusia bersama style kelamin laki-lak, di mana di anggota atasnya dihiasi krim bersama warna merah dan hijau.

Sejak abad pertengahan, lebih dari satu desa di Inggris mempunyai rutinitas supaya perempuan yang belum menikah makan gingerbread bentuk man (manusia) supaya segera bersua bersama pasangannya. Bentuk gingerbread man terinspirasi berasal berasal dari legenda rakyat Gingerbread Boy yang menceritakan seorang perempuan putus asa yang sebabkan gingerbread berwujud laki-laki dan menghiasnya bersama kismis dan gula.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *